Kausa Cipta

Kementerian Keuangan

PROGRAM KERJA

Biro Keuangan merupakan salah satu sistem pendukung BEM Unsoed dalam perannya mengenai manajemen keuangan, penganggaran, dan perolehan dana. Secara lebih rinci, Biro Keuangan memiliki tugas untuk menciptakan pengelolaan administrasi yang sistematis serta keuangan yang transparan, akuntabel, dan berdaya, serta menciptakan kemandirian ekonomi BEM Unsoed melalui pencarian sumber pendapatan dengan membangun media yang kreatif dan inovatif sebagai wadah untuk pemasaran kegiatan usaha.

Membuat laporan keuangan yang jelas, rinci, dan dapat diakses oleh publik melalui akses media yang dimiliki oleh BEM Unsoed.

Forum untuk memberikan pencerdasan terhadap bendahara setiap biro/kementerian untuk membuat surat permohonan dana dan surat
pertanggung jawaban kepada BEM Unsoed beserta alurnya. Kegiatan ini juga memberikan penjelasan kepada setiap bendahara kepanitiaan
besar tentang pembuatan dan alur pengajuan proposal serta laporan pertanggung jawaban baik kepada BEM Unsoed dan di luar BEM
Unsoed.

Membuat catatan khusus untuk pengurus BEM Unsoed yang membayar IWP agar semua pengurus dapat melakukan kewajiban membayar
iuran tepat waktu.

Memasukkan proposal kegiatan dan LPJ untuk memperoleh pemasukan dana kegiatan dari luar BEM Unsoed serta sebagai bentuk
pemantauan terhadap keuangan kepanitiaan.

Gensoed merchandise adalah sebuah program yang diinisiasi oleh BEM Unsoed sebagai wadah dalam pengembangan ekonomi kreatif yang
berfokus pada penjualan merchandise dengan memperhatikan minat pasar dan perkembangan zaman.

Bentuk kemandirian ekonomi BEM Unsoed yang diwujudkan melalui upaya memperoleh pendapatan bulanan dengan menjual makanan
ringan, minuman, barang, dan sarana penjualan produk berupa aplikasi premium.

Struktur Biro Keuangan

PIMPINAN BIRO

Ditjen Administrasi Keuangan

  1. Nawal Trianto
  2. Amad Saefudin
  3. Nararya Khairandra Risqullah
  4. Julia Dwi Hastuti

Ditjen Sumber Pendapatan

  1. Celsi Azuraf Melisa
  2. Nitya Daniswara Azhari
  3. Raisya Irawati Wara Putri
  4. Aqilla Agisty Kanayadewi Harjanto