BEM Unsoed

Frequently Asked Questions

Q : Kak, pengisian UKT itu lake gaji kotor atau gaji bersih ya kak? Bedanya apa yah kak?
A : Kalo di Unsoed sih pakenya gaji kotor. Gaji kotor itu jumlah gaji orang tua yang belum dipotong kebutuhan apapun baik itu tanggungan hutang, tanggungan biaya sewa, ataupun kebutuhan lainnya. 

Q : Kak, rumah saya ngontrak jadi gak punya PBB. Itu gimana? 
A : Bisa pinjem ke pemilik rumah ya, karena harus diupload pada saat pendaftaran. 

Q : Kak, orangtua saya gajinya gak tentu dan tidak ada slip gaji. Terus itu gimana ya kak? 
A : Kalo orangtua kamu tidak memiliki gaji tetap, lihat pendapatan orangtua 3 bulan terakhir, lalu dibuat rata-rata, setelah itu minta surat keterangan gaji ke RT/RW lalu setelah itu membuat surat pernyataan bahwa yang bersangkutan memiliki pendapatan sekian dengan tanda tangan diatas materai. Kemudian, dibawa ke kelurahan. 

Q : Kak, kalo rekening airnya gabung sama rekening listrik sih gimana?
A : Pakai rekening listrik saja.

 

Q : Kak, apakah pembayaran UKT bisa dicicil? 
A : Pembayaran UKT tidak bisa dicicil

Q : Kak, berkas-berkas bidikmisi yang harus disiapin apa aja?
A : Berkas yang disediain sama seperti yang lain seperti slip gaji/surat. Keterangan gaji orang tua, photo copy kartu keluarga, photo copy PBB, struk listrik terakhir dan sebagainya. Namun ada tambahan menyiapkan surat keterangan tidak mampu yang dikeluarkan oleh kelurahan desa masing-masing serta melampirkan surat keterangan calon penerima beasiswa bidikmisi yang didapat setelah melakukan finalisasi data pada website bidikmisi. 

Karena sistem perhitungan UKT berbeda dengan SPP yaitu dengan melihag kondisi ekonomi keluarga, maka besaran UKT setiap mahasiswa memiliki level/kelompok yang berbeda-beda. Perlu diketahui hampir semua UKT di seluruh PTN di Indonesia itu memiliki kriteria penggolongan UKT yang berbeda-beda, jadi setiap universitas memiliki kewenangan untuk menentukan besaran UKT di kampus masing-masing. Lalu bagaimana dengan Unsoed? UKT di Unsoed memiliki beberapa faktor yang dapat mempengaruhi besar kecil UKT mahasiswa.

  • Pertama, kita perlu menghitung pendapatan perkapita orang tua dengan cara membagi pendapatan kotor orang tua / wali dibagi dengan jumlah anggota keluarga dalam KK.
  • Setelah pendapatan perkapita diketahui, kita perlu menarik hasil pendapatan perkapita ke tabel-tabel kriteria penentuan kelompok UKT sesuai jurusam mahasiswa yang bersangkutan. Kalian bisa melihat masuk ke level berapa, setelah mengetahui level kemudian lihat pada tabel kelompok UKT, sesuaikan jurusan dan level yang sudah kalian dapat sebelumnya. Maka itulah besar UKT yang kamu dapat!

Media Sosial Adkesma